Lahar itu menjadi padat setelah suhunya menurun dari
Satu kalimat bermakna yang kita ucapkan adalah kepedulian kita akan masa depan yang lebih baik.
Daftar Isi
Tampilkan postingan dengan label Sekolah Dasar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sekolah Dasar. Tampilkan semua postingan
Jumat, 05 Oktober 2012
Gunung Berapi
Sudah tau proses keluarnya api dari gunung berapi? coba simak gambar berikut ya...
Lahar itu menjadi padat setelah suhunya menurun dari
Lahar itu menjadi padat setelah suhunya menurun dari
Hewan Peliharaan Membantu Tumbuh Kembang Anak
|
|
Namun itu semua tidak semudah membalikkan telapak tangan, karena ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui. Mulai dari memilih binatang peliharaan, cara merawatnya sampai dengan bagaimana caranya menghindari si kecil dari penyakit yang disebabkan oleh binatang peliharaan. Memberikan kebebasan kepada si kecil untuk memelihara binatang kesayangannya memang merupakan hal yang baik. Para ahli mengatakan bahwa seorang anak yang memelihara binatang akan memiliki pandangan yang lebih ramah dan menarik tentang dunia sekitarnya. Selain itu mereka juga memiliki kepercayaan, kemandirian, dan rasa ingin tahu yang lebih tinggi. Memelihara binatang juga dapat dijadikan sebagai alat untuk memberikan pengetahuan kepada si kecil mengenai siklus kehidupan, seks dan kematian. Sehingga mereka bisa mengerti perasaan bahagia saat binatang peliharaan melahirkan ataupun perasaan sedih saat binatang peliharaan mati atau hilang. Sehingga dapat dikatakan bahwa binatang peliharaan memang memberikan dampak yang baik pada perkembangan anak. Namun, sebelum Anda memberikan izin kepada si kecil untuk memelihara binatang, perhatikan dulu usia dan tingat kematangan buah hati. Karena, belum tepat rasanya jika memberikan izin untuk memelihara binatang kepada anak-anak balita. Karena pada usia ini, tingkat ego mereka masih tinggi sehingga belum mampu memvisualisasikan rasa sayang yang seharusnya. Usia yang tepat adalah saat mereka sudah bersekolah, yaitu sekitar umur tujuh tahun. Usia ini dianggap sebagai usia yang sesuai karena anak sudah mulai terlibat dalam sosialisasi dan mulai mengerti akan sebuah tanggung jawab. Ajari kepada mereka bagaimana cara memelihara binatang dan semua tanggung jawab yang harus mereka emban. Mulai dari merawat, memberi makan, membersihkan kandang, hingga rutin memeriksakan kesehatan binatang peliharaan. Biarkan si anak yang mengurus semua keperluan binatang peliharaannya sekalipun ada pengasuh yang siap membantu. Memberikan kebebasan kepada si kecil untuk merawat binatangnya bukan berarti lepas dari pengawasan Anda sebagai orangtua. Biarkan si kecil memilih sendiri binatang peliharaannya. Namun sebelum itu pastikan bahwa si kecil tidak memiliki alergi terhadap binatang yang dipilihnya. Pastikan pula binatang yang dipilih si kecil tidak akan menyerang tuannya sewaktu-waktu dan tidak membawa penyakit yang bisa tertular kepadanya. Berikut beberapa penyakit yang bisa ditularkan oleh binatang peliharaan. 1. Toxoplasmosis, adalah penyakit yang dapat menyerang hampir semua hewan, termasuk burung. Toxoplasmosis sering kali didiagnosis bersama-sama dengan penyakit lainnya, dikenal dengan TOECH (Toxoplasma-Rubella-Cytomegali-Herpes). Tiga penyakit terakhir disebabkan oleh virus, sedangkan toxoplasma penyebabnya adalah protozoa yang dikenal dengan toxoplasma gondii. 2. Rabies, yang biasa terkena penyakit ini adalah anjing, kucing, dan kera. Penyakit ini menempati urutan kedua di antara jajaran penyakit setelah malaria yang sering menimbulkan kematian pada hewan dan manusia. Rabies pada anjing, bisa bersifat ganas bisa pula tenang.
Sumber: Sekolah Dasar |
Jumat, 17 Februari 2012
Pendidikan yang Sebenarnya
LIMA belas tahun lalu saya pernah mengajukan protes pada guru sebuah sekolah tempat anak saya belajar di Amerika Serikat.Masalahnya, karangan berbahasa Inggris yang ditulis anak saya seadanya itu telah diberi nilai E (excellence) yang artinya sempurna, hebat, bagus sekali. Padahal dia baru saja tiba di Amerika dan baru mulai belajar bahasa.
Karangan yang dia tulis sehari sebelumnya itu pernah ditunjukkan kepada saya dan saya mencemaskan kemampuan verbalnya yang terbatas. Menurut saya tulisan itu buruk, logikanya sangat sederhana. Saya memintanya memperbaiki kembali,sampai dia menyerah.
Rupanya karangan itulah yang diserahkan anak saya kepada gurunya dan bukan diberi nilai buruk, malah dipuji. Ada apa? Apa tidak salah memberi nilai? Bukankah pendidikan memerlukan kesungguhan? Kalau begini saja sudah diberinilai tinggi, saya khawatir anak saya cepat puas diri.
Sewaktu saya protes, ibu guru yang menerima saya hanya bertanya singkat. “Maaf Bapak dari mana?”
“Dari Indonesia,” jawab saya.
Dia pun tersenyum.
BUDAYA MENGHUKUM
Pertemuan itu merupakan sebuah titik balik yang penting bagi
Kamis, 26 Januari 2012
Petak Umpet
Nah, kalau permainan yang satu ini pasti sudah pada tau khan..? Ya! Petak Umpet!
Sumber: Sekolah Dasar
Petak Benteng
Adik-adik mungkin sudah tau permainan ini, tapi bagi yang belum tau, mari simak pembahasan permainan berikut ini:
Sumber: Sekolah Dasar
Senin, 23 Januari 2012
Tempat Tinggal Komodo
Dimanakah tempat tinggal komodo..? Adik-adik ada yang sudah tau?? Coba samakan dengan pembahasan berikut ya...apakah sama ;-) .. ?
Bagaimana Proses Pesan Dikirim?
Nah adik-adik, bagaimana ya, cara gambar bisa sampai dari komputer teman ke komputer kita? simak pembahasan berikut ini!
Umur Semut
Semut
Inilah hewan pahlawan tanpa tanda jasa (bersama lebah) dalam pertanian. Siapa yang suka bertani ^_^ .. ?
Sumber: Sekolah Dasar
Umur Kera (Monyet)
Monyet
Ada yang mukanya mirip dengan dia? Coba Adik-adik bercermin ya! hehe ^_^ ..
Sumber: Sekolah Dasar
Minggu, 22 Januari 2012
Umur Kura-kura
Kura-kura
Duh...lelet amat ya jalanya, hus hush...ayo cepetan dikit donk jalanya ^_^ ..
Sumber: Sekolah Dasar
Umur Kupu-kupu
Kupu-kupu
Dari binatang yang jelek alias si ulat, kemudian ber-metamorfosis dan Jreenggg...!! Jadilah Kupu-kupu ^_^ ..
Sumber: Sekolah Dasar
Umur Ikan Mas
Ikan Mas
Ikan yang satu ini...gizinya tinggi loh, ayo siapa yang tidak suka makan daging ikan ^_^ .. ?
Sumber: Sekolah Dasar
Umur Gajah
Gajah
Adik-adik sudah pernah naik gajah? wah hebat..... kakak saja belum ^_^ ..
Sumber: Sekolah Dasar
Umur Capung
Capung
Nah....hewan yang suka adik-adik kejar-kejar ini ternyata umurnya pendek loh.. ,jadi jangan dipelihara ya ^_^ ..
Sumber: Sekolah Dasar
Umur Bangau
Bangau
Upss.... lama juga ya hidupnya, coba deh tebak...bagaimana kira-kira wajah si bangau ketika umurnya 70 tahun? pasti lucu ^_^ ..
Sumber: Sekolah Dasar
Kamis, 19 Januari 2012
Tidak Ada Anak yang Bodoh atau Pintar
"Tidak ada anak yang bodoh atau pintar, yang ada adalah anak yang menonjol dalam salah satu atau beberapa jenis kecerdasan"
Apakah Kecerdasan Itu ?
- Kecerdasan bukanlah sesuatu yang bersifat tetap
- Ia bagaikan kumpulan kemampuan atau ketrampilan yang dapat ditumbuhkan dan dikembangkan
- Kecerdasan adalah kemampuan untuk memecahkan suatu masalah; kemampuan untuk menciptakan masalah baru untuk dipecahkan; kemampuan untuk menciptakan sesuatu atau menawarkan suatu pelayanan yang berharga dalam suatu kebudayaan masyarakat (Howard Gardner)
Multiple Intelligences
Melalui pengenalan akan Multiple Intelligences, kita dapat mempelajari kekuatan / kelemahan anak dan memberikan mereka peluang untuk belajar melalui kelebihan-kelebihannya.
Tujuan: anak memiliki kesempatan untuk mengeksplorasi dunia, bekerja dengan ketrampilan sendiri dan mengembangkan kemampuannya sendiri.
1. Kecerdasan Linguistik
- Mampu membaca, mengerti apa yang dibaca.
- Mampu mendengar dengan baik dan memberikan respons dalam suatu komunikasi verbal.
- Mampu menirukan suara, mempelajari bahasa asing, mampu membaca karya orang lain.
- Mampu
Mampukah Anak Menguasai Banyak Bahasa?
Terlepas dari pemikiran yang mungkin agak terlalu jauh seperti di atas tadi, bahasa sendiri merupakan hal penting bagi seorang anak. Karena dengan bahasa, si anak dapat mengekspresikan dirinya dan memahami dunianya. Meski demikian orang tua hendaknya dapat bersikap kritis dengan hal ini dan tidak hanya mengikuti trend untuk memaksa anaknya mempelajari bahasa asing. Jika orang tua salah melakukan pendekatan dalam mengajarkan bahasa asing kepada anak-anaknya, hal tersebut dapat mengakibatkan anak sulit belajar dan akan mengalami trauma yang akan mengambat proses perkembangan selanjutnya.
Lalu, pada umur berapakah si anak dapat mempelajari bahasa asing sejak dini? Menurut beberapa ahli bahasa dan psikologi, seorang anak dapat diajarkan bahasa asing mulai
Langganan:
Postingan (Atom)